Pengaturan Agent
Konfigurasi lengkap agent Anda
Pengaturan Dasar
Screenshot: Halaman Settings
Screenshot: Halaman Settings
Nama agent (2-255 karakter)
Deskripsi singkat agent (10-500 karakter)
Nama brand atau perusahaan (max 100 karakter)
Tier
Model standar, cepat dan efisien untuk sebagian besar use case
Model lebih canggih dengan pemahaman konteks lebih baik
Model terbaik dengan kemampuan reasoning dan kreativitas tertinggi
Tone
Pilih gaya bicara agent:
Professional
Friendly
Casual
Formal
Humorous
Kreativitas (Temperature)
Slider 0.0 - 1.0 untuk mengatur tingkat kreativitas respons agent.
Respons konsisten dan dapat diprediksi
Respons kreatif dan bervariasi
Panjang Maksimal Respons
Batasi panjang respons agent (dalam karakter). Default: 5000 karakter.
Centang checkbox untuk tidak membatasi panjang respons
Akses Agent
Siapa saja bisa chat dengan agent tanpa login
Perlu login untuk chat (untuk clients yang ditambahkan)
Agent privat memerlukan paket berbayar. Jika diubah ke publik, tidak bisa diubah kembali tanpa upgrade.
🔐 Persistent Context
Aktifkan Persistent Context untuk membuat agent Anda berperilaku seperti logged-in user. Agent akan mengingat informasi user di seluruh percakapan dan bahkan di sesi berbeda.
Mode di mana agent mengingat siapa user-nya dan menyimpan data seperti user ID, email, nama, preferensi, dll. Data ini tersedia di setiap percakapan tanpa perlu login ulang.
- 1. Aktifkan Persistent Context di Agent Settings
- 2. Buat Login Node untuk mendefinisikan fields yang akan dikumpulkan (username, password, email, dll)
- 3. Saat user pertama kali chat, agent akan meminta mereka "login" (mengisi fields)
- 4. Data user disimpan dan bisa digunakan di Private Actions (HTTP requests dengan user context)
- Harus membuat tepat 1 Login Node per agent
- Login Node mendefinisikan fields apa yang dikumpulkan dari user
- Private Actions hanya bisa digunakan jika Persistent Context aktif
Ketika Private Action memerlukan field context tertentu (misalnya user_id atau token), agent akan secara otomatis mengelola proses pengumpulan data:
Anda tidak perlu khawatir tentang field mana yang harus dikumpulkan - AI akan menentukan ini berdasarkan konfigurasi action Anda.
Persistent Context memiliki mekanisme keamanan untuk melindungi data user:
Secara default, context user tidak akan kedaluwarsa dan akan tetap tersedia selama user tidak logout.
Context user disimpan secara persisten. User tidak perlu login ulang setiap kali berinteraksi dengan agent.
User bisa logout secara manual kapan saja untuk menghapus context data dari session mereka.
Context data disimpan secara aman di database dan hanya bisa diakses oleh agent dan user yang memiliki session.
Toggle ini mengaktifkan mode persistent context untuk agent Anda
Setelah mengaktifkan Persistent Context, Anda HARUS membuat Login Node. Tanpa Login Node, user tidak bisa mulai chat karena agent tidak tahu data apa yang harus dikumpulkan.
- 1. Aktifkan toggle Persistent Context
- 2. Buka tab Resources → Actions → Create Action → Login
- 3. Konfigurasi Login Node (Manual atau HTTP)
- 4. (Opsional) Buat Private Actions yang menggunakan context user
Starter Prompts
Pertanyaan awal yang bisa dipilih user saat memulai chat (opsional, maksimal 4).
- Icon: Pilih dari 16 icon tersedia
- Title: Judul singkat (max 50 karakter)
- Question: Pertanyaan lengkap (max 200 karakter)
Tips & Trik
- Test agent setelah mengubah settings untuk memastikan hasilnya sesuai
- Gunakan tier lebih tinggi untuk task yang kompleks
- Starter prompts membantu user memulai percakapan dengan mudah
Sebelumnya
Embed
Embed widget chat
Selanjutnya
Manajemen Resource
Segera hadir